Kumpulan Cerita Lucu Konyol, Mari Tertawa

Kumpulan Cerita Lucu Konyol, Mari Tertawa

Kumpulan Cerita Lucu Konyol, Mari Tertawa

Mabuk

Alkisah tersedia org yg tinggal d sisi kiri dan sisi kanan sungai, d sisi kiri pd makmur sedangkan d sisi kanan pd melarat. Krn kasian org kiri mengimbuhkan makanan, bensin dan menyebrangkan mobil ke sisi kanan. Org kanan yg menerima pemberian org kiri pun merasa puas sekali dan berpesta pora.
Bandar Taruhan
Kiri: “Oi, kanan gimana mkanan, bensin dan mobil yg ku kasih?”
Kanan: “Makasih ya, berkat pemberianmu kami berpesta pora. Tapi, emangnya km tersedia ngasih mobil?”
Org kiri pun bingung dan tersadar.

Kiri: “Bodo banget si luu, nyangkut tuh cepetan ambill.”
Org kanan menuju pun menuju tali penyebrangan

Kanan: “Sori deh, namanya nyangkut ya kami org ga sadar, Thanks ye”
Kiri: “Yoa, Bensinnya telah nyampe kan?”
Kanan: “oh, tnang ja. Dah nyampe berasal dari tdi kok…. Ni lagi pesta sma makanan yg km kasih, gila terhadap mabuk ni orang”
Kiri: “woi, kanan, klian bleh melarat tp jangan bego dong…. Tu bensin membuat mobil !!”
Org kanan kmdn mikir smbil ngangguk

Kanan: “oooooohhh, gitu?? Ternyata mobilnya rela ikutan mabuuuk mirip kita2 disini”

Kepintaran seorang JONY

Polisi : Gimana kejadiannya, anda menabrak 50 orang didalam suatu kecelakaan mobil!?
Jony : waktu ngendarain mobil, kecepatannya 95 km/jam. Waktu di pertigaan, baru nyadar kalo remnya blong, dibelokan kiri tersedia dua orang pria, sedangkan dikanan tersedia pesta lagi taun manula. Kalo ayah milih yang mana?
Polisi : mendingan ke kiri, korbannya bakalan lebih sedikit.
Jony : iya, aku terhitung mikir gitu pak!
Polisi : tetapi kenapa orang yang sedang ngerayain ultah kena juga?
Jony : nah, masalahnya kan tadi aku milih nabrak dua orang pria yang dikiri. Eh, yang ketabrak hanyalah seorang, seorang lagi lari ke pesta ultah yang tersedia dikanan, ya udah..saya kejar sampe ke pesta ultah pak!
Polisi : :Huuuuhhhh Dasarrrrr Somplaxxxx

Sidang DPR

Suatu hari di keliru satu ruangan di gedung MPR/DPR. Seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih canggung, lugu dan serba kikuk.

Rupanya dia wakil berasal dari daerah dan belum dulu bekerja atau punyai ruangan yang megah. Beberapa waktu kemudian, tersedia yang mengetuk pintu ruangannya.

Setelah dibuka, berdiri dihadapannya 2 orang bersama kopor besar dan segulungan kabel. “Wah…, ini tentu wartawan TV yg rela mewawancarai aku…”, pikirnya didalam hati.

Agar tampak berwibawa dan membela rakyat, sambil lihat jam dan mengangkat telpon dia berkata: “Maaf menunggu sebentar, waktu ini aku harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan hasil-hasil sidang hari ini…”

Kemudian selama sebagian puluh menit dia menelpon dan terlibat pembicaraan tingkat tinggi, sambil sekali-sekali menyebut-nyebut ‘demi rakyat’ atau ‘kepentingan rakyat’ keras-keras. Setelah selesai sambil meletakan gagang telpon dia berbicara terhadap dua orang tamunya tsb.

“Nah, saat ini wawancara mampu kami mulai…”

Kedua orang itu tampak bingung dan berpandangan satu mirip lain. Akhirnya keliru satunya berkata: “Maaf pak…, kami berkunjung kesini rela menempatkan saluran telpon bapak…”

Refleksi Tahun Baru

Gak tersedia gunanya klo ditahun depan kami cuma ngelakuin hal yang sama, so..cepet ambil kertas dan merasa catat apa aja yang belum anda melaksanakan di th. ini trus tempel di lemari;

Gak tersedia bedanya klo ditahun depan kami cuma jadi orang yang sama, so..segera telpon pimpinan anda lantas bilang,”Pak aku rela naek pangkat!”;

Gak tersedia bagusnya klo ditahun depan kami tetep mengfungsikan muka yang sama
so…..cari segera dokter ahli operasi plastik dan bilang,”Dok,saya rela pindah muka jadi Brad Pitt !

Gak tersedia enaknya klo ditahun depan kami cuma bersua dan bergaul bersama orang-orang yang sama, so..segera berbicara bersama istri kamu, “Dik,aku boleh kawin lagi kan?”

Panjang Sekali

Poltak anak Medan sedang kuliah di Jogya, ia kesengsem mirip Sulastri, gadis manis asal Solo. suatu hari Poltak mengajak pacarnya Sulastri jalan2 kliling kota bersama motor RX-Kingnya

Ditengah perjalanan mereka ngobrol, gara-gara motor melaju cepat, sulastri merasa protes.

Sulastri: mas jangan kesusu….(jangan benar-benar cepat)
Poltak diam saja gara-gara dikiranya dia duduk benar-benar dekat bersama Sulastri, makan bersama sopan Poltak berpindah maju sedikit ke depan sehingga gak benar-benar dekat bersama dada Sulastri. tetapi motor selamanya saja melaju kencang

Sulastri: maaasss….. jangan kesusu tho…!!!(dengan logat jawa kental)
Poltak masih diam. tetapi duduknya tambah maju sampai ke tangki motor.

Sulastri: Mas ini, mbok ya jangan kesusuuuu…..
Poltak hilang kesabarannya, badannya tambah maju sampai mepet stang motor, dan keluarlah logat bataknya…

Poltak: bahhh…. panjang benar susu kau Lastriii….. heran abang…

Istri vs Suami

Sepasang suami istri sedang berada didalam mobil, menyusuri jalan. Dalam kota, dan saling mendiamkan gara-gara sebagian menit selanjutnya mereka baru saja berkompetisi argurmen.

Tak lama, mereka lewat sebuah areal persawahan di mana banyak terapat kambing dan sapi yang sedang merumput. Si Suami menunjuk ke kawanan kambing dan sapi itu sambil berbicara sinis kepada si Istri,”Saudara – saudara mu ya tuh?”

“Iya, jawab si Istri,”Saudara ipar.”

*Istri cerdas

Kejahatan Saat Tahun Baru

Hari ini adalah Tahun Baru dan hakim sedang didalam suasana hati yang gembira waktu ia bertanya kepada tahanan,

“Anda dituntut gara-gara tuduhan apa?”
“Melakukan membeli Tahun Baru benar-benar awal”, jawab terdakwa.
“Itu bukan suatu pelanggaran”, kata hakim. “Seberapa awal anda melaksanakan belanja?”
“Sebelum toko diakses Pak Hakim.”
“Lalu di mana letak salahnya Jaksa Penuntut???” tanya hakim itu
Jaksa Penuntut melongo bersama muka tak percaya…

Suatu hari didalam hutan rimba

Monyet: “Tarzan…, kenapa sih engkau saja yang mengfungsikan celana? Kami semua tak pakai. Ada rahasia apa sih?”
Tarzan: “Nggak tersedia rahasia²an!”
Monyet: “Kita kan berkawan baik. Masak mirip kami saja tersedia rahasia?”
Tarzan: “Aku bilang nggak ada…, ya nggak ada!”
Monyet sungguh enggak puas bersama jawaban Tarzan. Jadi dia pun ajak kawan² dia ke pondok Tarzan dan mengintai untuk mencari rahasia Tarzan.

Seperti biasa, sebelum akan mandi Tarzan harus buka celananya (itulah satu²nya celana dia). Begitu lihat Tarzan yang b**il monyet² pun ketawa sampai sakit perut. Monyet berkata, “Pantesan saja dia mengfungsikan celana. Rupanya dia malu, gara-gara ekor dia tersedia di depan, pendek dan buntet lagi!!!”

Ganti Pakaian

Dalam Kompi C sebuah pasukan telah berbulan-bulan bertugas di pedalaman Irian Jaya, sampai suatu dikala mereka dikumpulkan oleh sang komandan.

Cerita Dongeng
“Saya tersedia dua berita untuk kalian, berita bagus dan berita buruk. Berita bagusnya, hari ini pakaian didalam kami akan diganti…”

“Horeeee! Siap, komandan!” seru semua anggota pasukan bersama sukacita.

“Nah, saat ini berita buruknya. Bambang, pindah pakaian dalammu bersama punyai Joko. Iwan, anda pindah bersama punyai Budi…”

publisher

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *